Sumber : www.billboard.com
Bagi kita yang berusia 20-an, dalam hidup akan rentan sekali
berhadapan dengan kondisi dimana segala sesuatunya terasa membosankan, tertekan,
mudah terpengaruh lingkungan dan mencoba hidup dengan cara sendiri. Perlu diketahui
bahwa inilah waktunya untuk kita menyadari bahwa kita memerlukan bimbingan dari
seseorang yang lebih dewasa dalam pemikiran, lebih kaya dalam pengalaman dan lebih
bijak dalam tindakannya.
Bila Anda adalah salah satu anak muda yang masih berusia 20-an
tahun, empat pertanyaan ini harus terlebih dulu Anda jawab.
Pertanyaan 1: Apakah Anda
suka menikmati kesenangan dengan hiburan?
Seperti apa yang dialami bangsa Israel
saat keluar dari tanah Mesir, mereka merasa begitu bosan dengan padang gurun yang
membuat mereka jauh dari kesenangan duniawi yang mereka bisa dapatkan di Mesir.
Bangsa Israel lalu memutuskan untuk menghibur diri mereka sendiri dengan kesenangan
yang tidak tepat. Hal ini berhubungan dengan kehidupan anak muda yang tidak melekat
kuat dengan Tuhan, mereka mudah diombang-ambingkan dunia. Mereka memilih hiburan
yang fana dan kosong untuk mencari yang mereka namakan ‘kebebasan’. Apakah Anda
sering atau pernah terdorong untuk menikmati dunia hiburan yang sebenarnya merusak hidup Anda?
Pertanyaan 2: Apakah Anda terlibat dalam dosa seksual?
Bukan rahasia bila kehidupan dunia
Barat membebaskan hal ini. Pornografi menjadi topik yang begitu marak terjadi di
belahan dunia, dan tragisnya melibatkan anak-anak muda. Meskipun kita tahu bahwa
Tuhan membenci hubungan bebas, namun sebagian besar diantara pelaku tetap
menikmati hal itu. Tak sedikit pula yang membanggakan diri dengan tindakan itu.
Tetapi firman Tuhan dalam 1
Korintus 10:8 berkata, “Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang
dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas
dua puluh tiga ribu orang”. Tuhan begitu tegas tentang kekudusan hidup dan hampir
seluruh isi Alkitab berbicara tentang perzinahan karena dosa inilah yang membuat
banyak sekali kehancuran. Jika Anda adalah anak muda yang berada dalam lingkungan
yang berpotensi menjerumuskan Anda dalam dunia perzinahan, segeralah meninggalkan
lingkungan itu dan mulailah belajar tentang apa yang Tuhan mau lewat hidupmu.
Pertanyaan 3: Apakah Anda seringkali tidak sabaran?
Sama seperti bangsa Israel yang bersungut-sungut
kepada Allah atas kehidupan mereka yang membosankan di padang gurun. Mereka tidak
lagi percaya bahwa Allah tetap menyertai mereka hingga mereka tiba di tanah perjanjian.
Ketidaksabaran itulah yang membuat Tuhan marah. Ketidaksabaran bangsa Israel membuat
Tuhan harus bertindak sebelum waktunya, sehingga berkat-berkat besar yang telah
Dia sediakan hanya dinikmati bangsa Israel sedikit saja.
Jika diusia-usia Anda yang masih
begitu muda ini, cobalah belajar untuk lebih dewasa dan bijaksana. Jangan menjadi
anak-anak yang suka merengek ketika hendak meminta susu, tetapi mintalah seperti
seseorang yang sudah tumbuh dewasa, baik dalam tindakan maupun perkataan.
Pertanyaan 4: Apakah Anda merasa tidak bahagia?
Tidak ada sesuatu yang harus dikeluhkan
di dunia. Satu-satunya alasan bagi kita untuk hidup adalah untuk mendapatkan kebahagiaan.
Kita harus tetap bahagia saat tidak mendapatkan apa yang orang lain punya
dengan penuh ucapan syukur. Mereka yang kerap mengeluh atas hidupnya hanya akan
menambah penderitaan hidup, sebaliknya mereka yang tetap bersukacita di atas kekurangan
yang mereka punya adalah yang berbahagia. Karena mereka tidak ingin membuat harta
dunia yang fana ini sebagai tolak ukur kebahagiaannya. Hati bersyukur kepada Tuhan
adalah sumber kebahagiaan yang utama.
Jika Anda masih kerap memposisikan
diri sebagai korban kehidupan dan menilai Tuhan tidak adil, ingatlah bahwa keluhan
dan kesedihan Anda tidak akan menyelesaikan masalah Anda. Anda hanya perlu
bersyukur atas segala sesuatunya yang Anda punya lalu lakukan apa yang Anda bisa
lakukan dalam hidup ini. Simple bukan?
Usia 20-an adalah usia dimana seseorang
bertumbuh kea rah kedewasaan tindakan, karakter dan pola pikir. Jangan hancurkan
masa muda Anda dengan empat poin perusak di atas. Cobalah untuk mencari dan
mengenal Tuhan lebih dekat agar Anda semakin dipersiapkan menjadi sosok yang berpengaruh
bagi generasi mendatang.
0 Response to "Pertanyaan yang Harus Dijawab Mereka Berusia 20-an"
Post a Comment